Phase 3 Multicenter Clinical Trial Regimen Baru Quabodepistat Perkuat Peran RSPG dalam Riset TB Global
Cisarua, Bogor – Rumah Sakit Paru Goenawan Partowidigdo (RSPG) kembali menorehkan capaian strategis di bidang penelitian kesehatan dengan terpilih sebagai site pelaksanaan uji klinik internasional fase III untuk pengembangan regimen baru pengobatan Tuberkulosis Resistan Obat (TB-RO). Penelitian ini merupakan bagian dari Phase 3 Multicenter Clinical Trial yang mengevaluasi Quabodepistat (OPC-167832), obat investigasi terbaru yang diharapkan dapat menjadi salah satu inovasi penting dalam terapi TB resistan obat di tingkat global.
Keikutsertaan RSPG dalam penelitian berskala internasional ini semakin memperkuat posisi rumah sakit sebagai pusat unggulan penelitian paru dan tuberkulosis di Indonesia, sekaligus menunjukkan pengakuan dunia terhadap kapasitas sumber daya, fasilitas, dan tata kelola penelitian klinik yang dimiliki Clinical Research Unit (CRU) RSPG.
Penelitian Multinasional dengan Standar Internasional
Uji klinik ini disponsori oleh Otsuka Pharmaceutical Development & Commercialization, Inc. (OPDC), Amerika Serikat, dengan pelaksanaan penelitian yang melibatkan berbagai negara melalui jaringan rumah sakit dan pusat penelitian berstandar internasional.
Penelitian menggunakan desain Phase III, Randomized, Open-label, Multicenter Clinical Trial untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan regimen baru berbasis Quabodepistat (OPC-167832) pada pasien Tuberkulosis Paru Resistan Rifampisin atau Multi Drug Resistant Tuberculosis (MDR-TB).
Di Indonesia, RSPG menjadi salah satu pusat penelitian utama bersama beberapa rumah sakit rujukan nasional lainnya, sehingga berperan penting dalam menghasilkan bukti ilmiah yang akan mendukung pengembangan terapi TB masa depan.
Memperkuat Posisi Indonesia dalam Riset TB Dunia
Terpilihnya RSPG sebagai site penelitian internasional memiliki nilai strategis yang besar, baik bagi rumah sakit maupun bagi Indonesia. Melalui penelitian ini, RSPG berkontribusi dalam:
Mengembangkan terapi baru bagi pasien Tuberkulosis Resistan Obat (TB-RO/MDR-TB).
Memperkuat kapasitas Clinical Research Unit (CRU) sesuai standar Good Clinical Practice (GCP).
Memperluas jejaring kolaborasi dengan sponsor internasional, Contract Research Organization (CRO), Site Management Organization (SMO), serta laboratorium penelitian global.
Mendukung transformasi RSPG sebagai Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) dan pusat unggulan riset penyakit paru.
Keikutsertaan dalam penelitian global ini juga memberikan kesempatan bagi tenaga kesehatan Indonesia untuk berpartisipasi langsung dalam pengembangan inovasi pengobatan yang berpotensi menjadi standar terapi baru di masa mendatang.
Kolaborasi Internasional yang Kuat
Pelaksanaan penelitian melibatkan berbagai mitra internasional yang memiliki pengalaman luas dalam penyelenggaraan uji klinik global, di antaranya:
Otsuka Pharmaceutical Development & Commercialization, Inc. (OPDC) sebagai sponsor penelitian.
Parexel sebagai Global Contract Research Organization (CRO).
Syneos Health sebagai Global CRO.
Prodia CRO sebagai CRO nasional.
RPRI sebagai Site Management Organization (SMO).
Kolaborasi ini memastikan seluruh proses penelitian dilaksanakan sesuai standar ilmiah, etika penelitian, keselamatan pasien, serta regulasi nasional dan internasional.
Tahapan Penelitian Sedang Berlangsung
Saat ini, penelitian telah memasuki tahap persiapan operasional dan rekrutmen subjek penelitian. Seluruh proses dilakukan setelah memperoleh persetujuan etik dan regulator yang berlaku.
Setiap peserta yang mengikuti penelitian akan menjalani proses seleksi secara ketat dan memperoleh pendampingan oleh tim peneliti yang telah tersertifikasi Good Clinical Practice (GCP). Keselamatan, hak, dan kerahasiaan peserta menjadi prioritas utama selama pelaksanaan penelitian.
Kontribusi bagi Pelayanan dan Masyarakat
Selain memberikan kontribusi terhadap ilmu pengetahuan, penelitian ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi sistem pelayanan kesehatan Indonesia, antara lain:
Mendukung pengembangan inovasi pengobatan TB yang lebih efektif dan aman.
Mempercepat akses masyarakat Indonesia terhadap terapi terbaru melalui penelitian klinik.
Meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam pelaksanaan penelitian berstandar internasional.
Memperkuat ekosistem penelitian nasional melalui kolaborasi lintas institusi.
Mendukung target eliminasi Tuberkulosis sebagai masalah kesehatan masyarakat.
Komitmen RSPG terhadap Inovasi Kesehatan
Sebagai rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI yang memiliki fokus pada penyakit paru dan tuberkulosis, RSPG terus berkomitmen mengembangkan penelitian klinik sebagai bagian dari peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Melalui Clinical Research Unit (CRU), RSPG tidak hanya menjadi tempat pelayanan pasien, tetapi juga menjadi pusat inovasi yang menghasilkan bukti ilmiah untuk mendukung kebijakan kesehatan nasional dan pengembangan terapi masa depan.
Keikutsertaan dalam Phase 3 Multicenter Clinical Trial Regimen Baru TB Resistan Obat merupakan langkah strategis yang semakin memperkuat posisi RSPG dalam jejaring penelitian internasional serta menjadi bukti nyata kontribusi Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi kesehatan global.
"Terpilihnya RSPG sebagai site uji klinik internasional merupakan pengakuan atas kompetensi, kualitas, dan komitmen rumah sakit dalam menyelenggarakan penelitian klinik berstandar global. Melalui kolaborasi ini, RSPG berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menghadirkan terapi baru yang lebih efektif bagi pasien Tuberkulosis Resistan Obat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat penelitian penyakit infeksi dan respirasi di kawasan."